Blog ini sedang dalam perbaikan

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi Admin. Terimakasih.

Blog ini sedang dalam perbaikan

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi Admin. Terimakasih

Blog ini sedang dalam perbaikan

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi Admin. Terimakasih

Blog ini sedang dalam perbaikan

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi Admin. Terimakasih

Blog ini sedang dalam perbaikan

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi Admin. Terimakasih

Wednesday, October 17, 2012

SHARING INTERNET MODEM MELALUI WIFI/WIRELESS LAPTOP PADA WINDOWS XP dan WINDOWS 7

SHARING INTERNET MODEM MELALUI WIFI/WIRELESS LAPTOP PADA WINDOWS XP dan WINDOWS 7

Berikut ini saya akan coba share bagaimana memanfaatkan Modem Qta supaya bisa dinikmati atau dengan kata lain orang lain bisa sama2 mengakses Internet dengan numpang di modem Qita.... (Hari gini numpang....!! he.e.e) tapi gpp gan, kan disitulah Indahnya berbagi... ^_^
Selain itu juga sekaligus Qta belajar bagaimana membangun sebuah Router kecil2n.... :)
OK Qta mulai saja ke TKP :

Cara Sharing Internet 1 Modem dengan 2 atau lebih Laptop via WiFi/Wireless pada Windows XP dan Windows 7. Begitu lengkapnya fasilitas yang sudah Terintegrasi pada sebuah Laptop semakin mempermudah pengguna melakukan optimalisasi Device untuk keperluan tertentu. Diantaranya adalah pemanfaatan perangkat WiFi Adapter untuk berbagi koneksi internet.
Fasilitas WiFi pada Laptop seringkali digunakan hanya untuk akses Internet dari Access Point atau Layanan Hot Spot. Berikut saya share cara Sharing Koneksi Internet antar Laptop dengan 1 Modem menggunakan fasilitas WiFi yang sudah terintegrasi pada masing-masing Laptop yang kebetulan pada tutorial kali ini saya menggunakan OS Windows XP SP2 dan Windows 7. Pada percobaan kali ini saya gunakan Dial-Up Modem CDMA HUAWEI Broadband dan terpasang pada Laptop 1 OS Windows XP SP2. Laptop 2 menggunakan OS Windows 7.
 
Ada 3 Hal yang Perlu dilakukan Yaitu :
Pertama adalah Setting Wireless Terminal melalui Dial-Up Modem Properties supaya dapat untuk sharing koneksi Internet :
  • Klik Start –> Connect To –> Show all connection :
  • Klik Kanan pada Icon Wireless Terminal pada Dial-Up Modem –> pilih Properties. Pada jendela Dial-Up Modem Properties pilih Tab Advance. Lakukan centang pada Allow other network users to connect….. dan Allow other network users to control or disable……
 
Apabila Anda ingin berbagi Dial-Up dengan users, maka centang juga yang tengah. Klik Setting dan akan muncul jendela Advance Setting.
  • Centang semua pilihan pada Select the Service Running……….users can access. Pilihan tersebut untuk membatasi Akses users ke jaringan. selanjutnya Klik OK dan OK 
  •  Apabila berhasil, di bawah ICON Dial-Up Modem akan muncul gambar tangan.
Sampai tahap ini Setting Wireless Terminal pada Dial-Up Modem Properties selesai.

Kedua adalah Setting Wireless Network Adapter (WiFi pada Laptop 1) sebagai Access Point.
  1. Klik Start —> Connect To —> Show all connection, Pada Icon Wireless Network Connection –> Klik kanan –> Properties
  2. Pada jendela Wireless Network Connection Properties –> pada Tab General –> pilih Internet Protocol (TCP/IP) –> Klik Properties dan masukkan IP Address, Subnet mask, dan DNS Server seperti di bawah :
 
Untuk mengetahui DNS Server Modem Anda, Aktifkan Modem dan WiFi –> Klik Start –> Run –> ketikkan command.com –> Enter --> dan pada promt DOS ketikkan ipconfig/all –> Enter maka akan keluar seperti di bawah ini.

Masukkan DNS Server nya seperti di atas, sedangkan Default Gateway dikosongkan. Klik OK. 
  • Masih pada jendela Wireless Network Connection Properties –> Pilih Tab Wireless Networks –> Klik Advanced dan muncul seperti di bawah :
 
Pilih Computer-to-computer (ad hoc) networks only (untuk sharing internet laptop peer-to-peer) atau pilih any avaliable network (access point preferred ) untuk beberapa laptop, atau Access point (infrastructure) network only –> Klik Close.
  • Kemudian pada preferred network –> Klik Add… maka akan muncul :
Beri nama Network dan pada Wireless Network key pilih Open dan WEP. Centang The key is provided…… Klik OK dan OK.
Sampai tahap ini kita telah selesai Setting WiFi Laptop 1 sebagai Access Point dengan koneksi Ad Hoc.

Ini gan penampakan bahwa Share Wifi via MODEM Qta udah aktip.... :


Ketiga adalah Setting TCP/IP WiFi melalui Wireless Network Connection Properties pada Laptop 2 (users) dengan OS Windows 7.
  • Arahkan pointer Mouse pada ICON Wireless (gambar sinyal) pada Pojok Kanan Bawah LCD. Klik ICON tersebut –> Klik Open Network and Sharing Center –> pada kiri atas Klik Change adapter Settings–> Klik Kanan pada ICON Wireless Network Connection 2–> Pilih dan Klik Properties :
  • Pilih Klik TCP/IPv4 dan Klik Properties. Isikan IP Address, Subnet mask, Default gateway dan DNS Server dengan Nilai :
IP Address             : 192.168.0.xxx (antara 2 s/d 254) bisa Anda isikan 192.168.0.5
Subnet mask           : 255.255.255.0 (automatic)
Default gateway      : diisi IP Address Access Point (IP Wi-Fi pada Laptop 1) –> 192.168.0.1
DNS Server           : keduanya diisi sama dengan DNS Server WiFi Access Point (Laptop 1)
  • Klik OK –> Close
Cara Koneksi (Sharing Koneksi Internet Modem lewat WiFi antar Laptop pada Windows XP dan Windows 7) :
  1. Pastikan Modem dan WiFi pada masing-masing Laptop aktif. Pada keadaan ini biasanya Laptop 2 (users) sudah dapat mendeteksi adanya sinyal WiFi dari Laptop 1 berikut dengan SSID nya. Kalau pada Laptop 2 muncul pilihan pada saat pertama kali mendeteksi sinyal dari Wifi Laptop 1, Pilih Public Network.
  2. Pada Laptop 1 : Klik Kanan ICON Wireless di pojok kanan bawah layar LCD –> Klik View Avaliable Wireless Network --> Pilih SSID name yang anda buat di atas —> Klik Connect —> isikan Network key dan Klik Connect. Biarkan proses connect berjalan…. langsung ke Laptop 2 ;
  3. Pada Laptop 2 : Klik ICON Wi-fi di pojok kanan bawah LCD –> Pastikan SSID Access Point sudah terdeteksi. Kalau belum tunggu beberapa saat. Setelah muncul SSID name Access Point —> Klik SSID name —> Connect —> isikan Network key —> Enter. Tunggu sebentar dan… CONNECT…. Koneksi Internet Bersama Siap digunakan….
OK...., itulah tutorial singkat bagaimana cara sharing koneksi internet modem lewat wifi antar laptop pada windows xp dan windows 7.
Mudah-mudahan ada manfaat dan bisa lebih berkembangnya pengetahuan kita.
Sampai jumpa pada kesempatan yang akan datang..... Wassalamu'alaikum.... :) ^_^

 
 
Share:

Tuesday, October 16, 2012

TAHAPAN PRODUKSI VEDEO

Tahapan Produksi Video (XI - Multimedia)

Tahapan Produksi 


Tahap Pra Produksi ialah tahap “planning” yang amat penting, dan sebaiknya kita sepakati saja ungkapan bahwa, “Gagal merencanakan sama artinya dengan merencanakan kegagalan.” Tahap Produksi kita sederhanakan sebagai “shooting video” sedangkan Tahap Paska Produksi sebagai “editing video “. Proses tersebut dilakukan secara berturut-turut dan hasil pekerjaan tiap tahapan amat mempengaruhi kelancaran kerja tahapan berikutnya.

Pada tahap Pra-Produksi segala sesuatunya direncanakan dari mulai penulisan skenario hingga jadwal shooting. Penulisan skenario merupakan kegiatan yang amat penting sebagai “bahasa tulisan” yang kelak akan diterjemahkan ke dalam “bahasa visual”. Skenario ini tidak harus rumit seperti naskah film Matrix, misalnya. Naskah yang sederhana pun akan amat membimbing kru produksi menuju konsep produk video yang telah disepakati. Sebagai contoh, produksi video reportase acara pernikahan yang di-skenario-kan dengan rumusan sinopsisnya, “reportase pernikahan yang khidmat, sakral, sederhana, religius” (karena memang demikianlah konsep pernikahan yang diusung mempelai) akan membimbing kameramen serta editor video untuk mengambil gambar-gambar yang diperlukan untuk memenuhi tuntutan sinopsis tersebut, sedemikian rupa sehingga gambar-gambar yang bernuansa materialisme tidak akan ditonjolkan.

Pada Tahap Produksi pengambilan gambar (shooting video) dilakukan, idealnya hingga tuntas. Kebutuhan shooting video sebelumnya telah dirumuskan pada tahap Pra Produksi, idealnya dalam bentuk storyboard yang mencakup banyak informasi termasuk sudut pengambilan gambar (angle). Pada kebanyakan film komersial, kegiatan shooting merupakan tahapan kegiatan yang berbiaya produksi paling tinggi disebabkan keterlibatan banyak kru, pemain (aktor/aktris) itu sendiri, serta pemakaian alat-alat canggih yang dibayar sebagai sewa harian. Karena itu dapat dengan mudah dipahami bahwa kegiatan Pra Produksi yang baik dapat menuntun jalannya kegiatan produksi agar berjalan dengan efektif dan efisien. Meskipun kegiatan produksi pada film komersial mencakup banyak hal yang kompleks, namun pada artikel lainnya di sini hanya akan dijelaskan isu-isu mendasar seputar kegiatan shooting video yang sering dihadapi oleh para kameramen amatir.

Pada Tahap Paska Produksi semua bahan mentah produksi dikumpulkan untuk diolah. Analoginya, ialah seorang koki yang membawa semua bahan masakan dan bumbu ke dapur, untuk diolah sesuai resep yang telah ada. Dalam hal ini “bahan masakan” ialah hasil shooting video, “bumbu” ialah bahan pendukung lain seperti klip animasi, sound efek, dll, serta “resep” ialah skenario itu sendiri. Dengan demikian mudah dipahami jika kelancaran kegiatan editing video amat ditentukan oleh “skenario yang baik/jelas” serta “kelengkapan hasil shooting video dan elemen penunjang lain”. Jika keadaan ini tercapai, maka proses editing video ini dapat dilakukan sambil dinikmati. Sebaliknya, jika skenario “amburadul” dan stok gambar hasil shooting video tidak menunjang, tentu saja pelaku editing video akan kebingungan dalam bekerja. Bahkan tampaknya memang demikian yang banyak terjadi pada pelaku produksi home video maupun pelaku bisnis UKM, yaitu memulai kegiatan editing video padahal konsepnya masih blank, sedemikian rupa sehingga perlu waktu berjam-jam nongkrong di depan layar komputer untuk mencari inspirasi atau melakukan sejumlah eksperimen. Hal itu menjadikan editing video seperti kegiatan yang amat sulit dikerjakan, padahal harusnya tidak demikian jika perumusan konsep produksi video telah dilakukan bahkan sebelum shooting pertama dilakukan.
Tugas Latihan :
  1. Buatlah Oleh kalian sebuah Project Multimedia (Hanya ilustrasi saja). misal : Simulasi Pendaftaran Siswa Baru, Video Tutorial Merakit PC
  2. Tentukan Judul Project, beserta apa saja yang ada/dilakukan pada tahapan-tahapan : Pra Produksi, Produksi dan Pasca Produksi

Share:

MEMAHAMI FORMAT AUDIO

Memahami Format Audio (XII-Multimedia)

Memahami format audio merupakan salah-satu hal yang sangat perlu kita ketahui, namun sebelum memahami format audio yang beredar pada saat ini tentunya kita perlu untuk mengetahui sejarah-sejarahnya terlebih dahulu.Sejak diperkenalkannya Compact Disc di tahun 1980-an, pengkodean audio digital telah menjadi metode yang paling populer dalam memutar audio sepanjang sejarah. Saat ini, sebuah evolusi baru dalam dunia audio dengan cepat mengubah cara dunia dalam membeli, mendistribusikan, dan mendengarkan musik. Evolusi ini mengacu pada kompresi digital.

Sebelum memahami format audio yang beredar pada saat ini tentunya kita perlu untuk mengetahui sejarah-sejarahnya terlebih dahulu.

SEJARAH FORMAT AUDIO

Sejak diperkenalkannya Compact Disc di tahun 1980-an, pengkodean audio digital telah menjadi metode yang paling populer dalam memutar audio sepanjang sejarah. Saat ini, sebuah evolusi baru dalam dunia audio dengan cepat mengubah cara dunia dalam membeli, mendistribusikan, dan mendengarkan musik. Evolusi ini mengacu pada kompresi digital.
Dalam sebuah CD memiliki musik yang dikenal sebagai Pulse Code Modulation (PCM) format, yang merupakan metode umum untuk digitalisasi sinyal analog. PCM sinyal yang terkompresi, yang berarti bahwa setelah konversi, aliran digital yang dihasilkan akan mengambil banyak space. Bahkan, aliran data CD dari disk dengan kecepatan 1,41 juta bit per detik. Ini berarti bahwa 30 menit audio akan mengambil space sekitar 318 Megabyte, yang terlalu besar untuk disimpan secara efisien ke dalam komputer, beban menjadi portabel, atau dikirimkan melalui internet.
Kompresi adalah proses mengurangi ukuran dari sinyal digital, sambil tetap menjaga kualitas sedekat mungkin dengan sumber aslinya. Sepanjang 1980-an dan banyak dari 1990-an, tidak ada cara yang bagus untuk menyelesaikan tugas ini di rumah.
Kedatangan  format MP3 mengguncang dunia. Sejak dirilis, kemampuan untuk kompres musik ke dalam ukuran kecil telah menciptakan banyak manfaat, dan banyak masalah pada saat yang sama. Juga, pasar telah dibanjiri dengan banyak metode kompresi yang berbeda audio yang telah membuat proses jauh lebih rumit daripada yang pernah terjadi sebelumnya.MP3
MP3 adalah salah satu yang memulai semuanya. MP3 adalah singkatan untuk nama deskriptif penuh, Standar Organisasi Internasional - Motion Picture Expert Group Audio Layer 3 (ISO-MPEG Audio Layer 3). MP3 adalah kompresi codec yang sangat kuat (encode-decode sistem). Awalnya dipahami pada tahun 1987, popularitas format meningkat di pertengahan 1990-an ketika menjadi metode populer dalam menyimpan musik pada komputer dan mengirimkannya melalui Internet.
MP3 kompres file audio yang relatif kecil. Tergantung pada bit rate yang dipilih untuk menyandikan file MP3 tersebut, ukuran dapat bervariasi. Meskipun file MP3 dapat ditemukan di tempat 32-360 kbps, tingkat bit yang paling populer untuk MP3 bervariasi antara 128-192 kbps. Namun, MP3 adalah lossy codec, yang berarti bahwa informasi audio yang dianggap tidak dibutuhkan dibuang pada tahap pengkodean berdasarkan prinsip-prinsip coding persepsi. Kebanyakan orang akan setuju bahwa file MP3 tidak terdengar sebagus CD asli karena alasan ini.
MP3 adalah format kompresi audio yang paling umum, yang berarti bahwa pemain hampir semua perangkat lunak dan portabel yang kompatibel untuk format ini.

WMA (. Wma)

WMA adalah istilah disingkat untuk Windows Media Audio, yang merupakan format kompresi audio yang eksklusif dikembangkan oleh Microsoft. Rilis terbaru dari format WMA (versi 9) telah mendapatkan momentum yang cukup besar dalam setahun terakhir. Anda akan menemukan bahwa banyak pemain software yang lebih baru dan pemain portabel termasuk dukungan untuk WMA.
WMA terdiri dari berbagai tingkatan kompresi, dengan masing-masing menangani kompresi audio asli berbeda. Secara keseluruhan, mereka yang telah melakukan perbandingan langsung merasa bahwa WMA terdengar lebih baik daripada format bersaing pada bit rate yang diberikan. Meskipun banyak merasakan perbedaan diabaikan pada tingkat bit lebih 128 kbps, sebagian merasa bahwa WMA adalah jauh lebih baik pada bit rate rendah.
WMA tidak hanya encoder lossy seperti MP3 karena menawarkan berbagai macam alat kompresi dalam satu paket. Sebuah penjelasan singkat pilihan adalah di bawah ini:
WMA
Mirip dengan MP3, ini merupakan lossy codec kompres informasi audio dengan tingkat bit tertentu pada tahap encoding. Juga seperti MP3, ada bit rate yang berbeda untuk memilihnya
  • WMA VBR. VBR singkatan dari bit rate variabel, yang berarti bahwa encoder akan mendeteksi dan encode bagian keras pada bit rate lebih tinggi, dan bagian-bagian lebih mudah pada bit rate rendah. Cara ini membantu menjaga ukuran file kecil, tapi lebih efisien menggunakan ruang untuk membuat suara segalanya lebih baik. Banyak perangkat menangani VBR, tetapi masih banyak yang tidak.
  • WMA Lossless. Versi lossless codec memastikan bahwa tidak ada informasi audio hilang dalam tahap pengkodean. Ketika sinyal-sinyal ini didekompresi, hasilnya akan persis kualitas yang sama dengan sumber aslinya. Lossless selalu menggunakan bit rate yang bervariasi, tetapi ukuran file yang dihasilkan masih besar.
  • WMA Voice. WMA Voice dirancang khusus untuk encoding sinyal suara seperti e-buku dan radio. Karena sinyal-sinyal ini tidak memerlukan sejumlah besar ruang untuk memulai dengan, WMA Voice kompres ini untuk file yang sangat kecil, yang akan pemutaran pada kualitas fantastis.

AAC (mp4,.. Aac,. Mpe)

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding, yang merupakan bagian dari MPEG-2 AAC standar. AAC telah sangat dipopulerkan oleh Apple, yang menggunakan standar ini di iPod Music Player Portable yang sangat sukses. Versi terbaru, MPEG-4 AAC, termasuk alat tambahan untuk kompresi kualitas yang lebih baik.
AAC adalah sebuah codec yang lebih maju dan efisien daripada MP3. Ini memberikan hasil kualitas yang lebih baik, terutama pada tingkat bit yang lebih rendah. Seperti WMA, ia juga mendukung pengkodean bit rate variabel.
AAC, meskipun sukses karena iPod, bukan salah satu format kompresi yang paling kompatibel di pasar. Selain Apple iPod dan QuickTime Media Player, sedikit pemain software dan musik player portabel yang mendukung format ini.

OGG (. Ogg)

OGG adalah julukan untuk Ogg Vorbis, yang merupakan open source, royalti audio format kompresi gratis. OGG telah memperoleh dukungan sejak diluncurkan, sebagian besar karena menghasilkan hasil kualitas yang luar biasa, dan sepenuhnya gratis bagi produsen untuk menerapkan dalam perangkat keras mereka dan pemain perangkat lunak. OGG berisi banyak fitur yang sama dengan format utama seperti MP3, WMA, dan AAC, serta beberapa fitur unik untuk dirinya sendiri.
Meskipun merupakan yang paling populer dari format bebas, OGG memiliki jalan yang panjang sebelum menjadi format yang dikenal luas sceara kompatibel. Sebagian besar pemain perangkat lunak memiliki plug-in untuk mendukung OGG, tetapi beberapa perangkat portabel memutar file OGG aslinya.

ATRAC (. ATRAC)

ATRAC singkatan dari Coding Adaptive Transform Acoustic, dan awalnya dikembangkan oleh Sony pada tahun 1991 untuk MiniDisc tersebut. Format ATRAC asli tidak mengurangi ukuran file asli dan mendekati ukuran file asli, dan tidak mengurangi file asli tidak sebanyak format lain. Namun, karena ATRAC dikembangkan untuk MiniDisc, itu butuh mengemas waktu pemutaran yang sama dari CD ke MiniDisc, dengan kualitas suara hampir tidak bisa dibedakan dari sumber. Versi kompresi yang lebih tinggi dari ATRAC membuat debut mereka pada tahun 2000 dan 2003, yang dirancang untuk lebih bermain waktu di sebuah MiniDisc. Namun, cakram akan tetap unplayable di MiniDisc Player yang lebih lama.
Format ATRAC hanya kompatibel dengan produk audio Sony portabel. Dalam banyak kasus, itu adalah format audio yang hanya diterima untuk produk-produk Sony portable. Pemilik produk ini menggunakan paket software untuk mengkonversi format audio lainnya ke ATRAC sebelum dimuat ke dalam player. Dengan pengumuman baru dari Sony untuk mulai menawarkan dukungan asli untuk MP3, kemungkinan bahwa format ATRAC akan segera dihapus.

Format Suara Populer yang Beredar Saat ini


  1. Waveform ( WAV / WAVE format ). Format ini adalah format audio tanpa kompresi di Sistem Operasi Microsoft Windows. Inisial untuk format ini berekstensi .wav. Suara yang dihasilkan sangat baik dan memiliki kapasitas sangat besar. Saat ini format ini biasanya dikompres dengan standar format lain maupun format waveform dengan pemotongan bilangan bit dan frekuensi.
  2. CDA ( Audio CD ). Format ini adalah format standar PCM untuk CD Audio. Kapasitas sangat besar dengan kualitas yang sangat baik. Tidak dapat langsung dikopi di computer dengan cara drag dan drop maupun copy paste. Untuk memindahkan ke computer harus menggunakan metode ripping
  3.  MPEG-1 layer 3 ( MP3 ). Format ini adalah format kompres paling terkenal karena memiliki kualitas baik dengan kapasitas yang kecil. Kelemahan dari format ini jika dikompres terlalu besar dengan pemotongan bit dan frekuensi yang besr hasilnya cukup jelek. Standar terbaik utk kompres terkecil adalah bitrate 128kbps dan frekuensi 44.1 khz
  4. AIF / AIFF ( Audio Instrument File Format ). Format ini adalah standar audio ( seperti halnya waveform ) tanpa kompresi di Sistem Operasi Macintosh.
  5. MIDI ( Musical Instrument Data Interface ). File ini bukan menyimpan hasil sampling dari suara analog melainkan instruksi untuk membangkitkan alat-alat pembangkit suara. Biasanya digunakan untuk membuat suara instrument music digital. Format ini berekstensi .mid (standar), .smf dan .mmf (Yamaha instrumen)
  6. WMA ( Windows Media Audio ). Format ini adalah format keluaran Microsoft yang mempunyai kemampuan suara baik dengan kapasitas yang kecil. Hasil kompresan untuk WMA memiliki kemampuan mendekati kualitas CD Audio dengan kapasitas cukup kecil walaupun dengan pemangkasan bit yang cukup besar.
  7. AAC / Audio MP4. Format ini adalah pesaing dari wma, memiliki kualitas suara mendekati Audio CD dan memiliki kapasitas yang kecil dengan pemangkasan bit yang besar. Hasil kompresan sangat baik dan memiliki kelebihan dapat diputar di berbagai perangkat elektronik yang mendukung format MP4
  8. OGG. Format ini diyakini untuk saat ini adalah format dengan hasil kompres terbaik. Kualitas cukup baik walaupun dengan pemotongan frekuensi dan bit-bit yang sangat  besar. Kelemahan dari format ini adalah jarangnya perangkat lunak maupun perangkat keras yang mendukung
Share:

Definition List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Alamat Kami

SADRAMMEDIA

Jl. Letkol Basir Surya

Lawang Condong Rt/Rw 002/001

Kel. Setianagara Kec. Cibeureum

Kota Tasikmalaya (46196)

Prov. Jawa Barat - Indonesia

Pages

Support

Ingin membuat Undangan yang Menarik, Terkini dan Berbeda?

Kami akan membuatkannya yang terbaik untuk Anda!

1. Undangan Berbasis Image Digital

2. Undangan Berbasis WEB

3. Undangan Berbasis Video Animasi

Hubungi Kami langsung Disini !