Sunday, October 21, 2012

JENIS-JENIS KERTAS OFFSET & DIGITAL PRINTING



JENIS KERTAS OFFSET & DIGITAL PRINTING

Assalamu'alaikum....
Gimana kabar agan-agan semua...??? mudah-mudahan z pada sehat wal'afiat semua. Amin...

Sedikit mau berbagai saja, tentunya agan-agan semua mengenal dengan yang namanya kertas, fungsinya memang sungguh luar biasa, dari mulai untuk bungkus GORENGAN... he.e..e  sampai di gunakan untuk bungkus-bungkus yang lainnya...!!
OK, supaya gak terlalu banyak cerita kita simak saja... ;

Agan-agan tentunya udah pada pernah menggunakan kertas, terutama dalam dunia Percatakan, Digital Printing misalnya, kertas ini sangat di perlukan dalam proses pencetakannya, namun terkadag kita di sulitkan di dalam memilih jenis kertasnya, di sini ada beberapa jenis kertas, baik dari jenis kertas untuk OFFSET ataupun DIGITAL PRINTING.

Kita mulai dari beberapa jenis kertas yang biasa digunakan untuk OFFSET :
 
1. HVS  
Bahan kertasnya ini agak kasar ,umumnya dipake untuk Fotocopy / Printer Deskjet, juga biasanya dipakai untuk pembuatan tabloid dan buku tulis. Kertas jenis ini banyak dijual di toko-toko buku (cthnya : kertas paperone,Gold, dsb). Umumnya gramatur yang dipakai 70gr, 80gr dan 100gr.

2. Art/Matt Paper
Bahan kertas untuk brosur, karena permukaannya yang licin(art), atau yang semi doff(matt). Selain karena licin, hasil yang dihasilkan juga bagus, karena raster kertasnya halus gramasi yang umum dipakai 100g, 120gr , 150gr.

3. Art Karton
Bahan kertas ini sama seperti art paper, cuma gramasinya lebih tebal.
Banyak digunakan untuk cetakan seperti kartu nama, katalog, co profile,brosur, dan cetakan lainnyayang membutuhkan kertas agak tebal.
Umumnya setelah di cetak, bahan ini di lapisi laminating lagi (optional), supaya hasilnya lebih memuaskan.
Gramasi yang umum dipakai 190g, 210gr , 230gr , 260gr , 310gr , 360gr.

4. Duplex (Coated)
Bahan duplex ini gampang dibedakan dengan bahan lainnya. sisi depan putih, sisi belakangnya abu-abu. jadi yang dicetak cuma 1 sisi, bahan ini banyak digunakan untuk pembuatan box. karena harganya yang relatif murah dibandingkan bahan lainnya. Gramasi yang umum dipakai 250gr , 270gr , 310gr, 350gr, 400gr .

5. CWb/Duplex Putih
Sama seperti duplex cuma bedanya bagian dalamnya putih,sehingga kelihatan lebih bersih. Banyak digunakan untuk box - box makanan.Gramasi yang umum digunakan 230gr, 250gr, 300gr.

6. Ivory
Bahan ivory ini hampir sama seperti art karton, 2 sisinya putih, cuma ngak seputih art karton. Yang membedakan kalo art karton 2 sisinya licin. ivory cuma 1 sisi yang licin, mirip cwb cuma lebih halus cwb. Bahan ini juga banyak digunakan untuk box cosmetic, karena cukup tebal/kokoh. Gramasi yang umum digunakan 210gr, 230gr,250gr,270gr, 300gr,350gr.

7. Samson Kraft
warna kertasnya coklat muda, bahannya daur ulang, permukaannya kasar. Umumnya digunakan untuk kertas bungkus, namun karena kesannya klasik, jadi bahan ini juga banyak digunakan untuk pembuatan paperbag, hangtag(khususnya untuk distro jeans) karena warna dasarnya coklat, umumnya dicetak 1-2 warna aja. Gramasi yang umum di gunakan 150gr , 220gr(kartoon).

8. Bw/BC/Linen Jepang/Concord
kertas ini bertexture, biasanya digunakan untuk kop surat / sertifikat. Terdapat berbagai warna. Biasanya gramasinya cuma tersedia 1 macam, misnya 220gr-250gr.

9. Jasmine
Bahan jasmine ini banyak digunakan untuk membuat undangan. kertasnya agak gliter2x warna kuning. Gramasinya umumnya cuma 1 ukuran.

10.Corugated (Gelombang)
Sesuai namanya, corugated ini karton gelombang. (seperti box indomie, dibagian dalamnya ada gelombang). Box ini kalo di cetak, umumnya di tempel lagi, ada yang ditempel pake duplex, kraft atau hvs.
Jadi kalo dicetak fullcolor , dicetak dulu di bahan lain baru nanti di tempel.
untuk ketebalannya bahan ini dikategorikan B flute (gelombang besar ) & E flute (gelombang kecil).
 
Sebetulnya masih banyak gan, tapi ane itu share yang sering banyak orang menggunakan aja,,, :)

Nah, kalo yang ini yang biasa sering digunakan untuk DIGITAL PRINTING :
Mungkin bisa di kategorikan ke jenis kertas Foto.. :)

1. Matte / Doff Paper
Sangat mudah menyerap tinta dan sangat flexible, terlebih tak memantulkan cahaya.

2. Sublime Paper
Tipe ini bukan digunakan untuk mencetak foto bingkai, akan tetapi kertas ini hanya digunakan sebagai mediator transfer gambar ke t-shirt (kaos).

3. Double-Side Paper;
Kertas jenis ini dapat digunakan untuk mencetak foto pada kedua sisinya (depan dan belakang), cocok untuk famplet.

4. Fiber Matte
Kertas jenis ini paling tahan lama, karana menggunakan pH netral (Archival paper).

5. Premium Glossy Foto Paper
Jenis ini biasa disebut oleh para user sebagai high glossy, jenis ini juga mampu menghasilkan cetakan dengan efek yang lebih mengkilap, sangat cocok untuk mencetak foto dengan resolusi tinggi.

6. Sticker Glossy Foto Paper / Vinil
Kerap kita temui sticker dengan kertas dasar putih dan mengkilap. Kertas jenis ini sangat cocok untuk keperluan pembuatan sticker serta mampu mencetak foto dengan resolusi tinggi.

7. Laster Foto Paper
Jenis ini biasanya digunakan untuk keperluan documenter, karna cukup awet bahkan bisa bertahan hinga puluhan tahun, tidak mudah pudar, mampu menghasilkan efek doff serta sangat cocok untuk mencetak foto dengan resolusi tinggi.

8. Glossy Foto Paper
Karakter kertas yang mengkilap, memantulkan cahaya, permukaan yang lebih lengket terhadap kaca pigura dan putih mampu menghasilkan cetakan standar.

9. Canvas Paper
Gunakan jenis kertas ini untuk menghasilkan cetakan dengan sentuhan canvas layaknya sebuah lukisan.

10. Inkjet Paper
Kertas jenis ini kurang cocok untuk keperluan digital foto printing, karna kertas jenis ini biasanya digunakan untuk keperluan grafis. Semisal untuk mencetak sketsa gambar.

11. Metallic Paper
Layaknya tipe glossy namun lebih mengkilap lagi dan ada sedikit warna keemasan metallic. Kertas jenis ini mempunyai permukaan yang cukup halus.

12. Laminating Paper
Pada kertas jenis ini terdapat selaput plastic atau sejenisnya yang menutupi kertas.

13. Silky Paper
Kertas jenis ini mempunyai permukaan yang lembut namun tidak mengkilat. Daya lekat tinta cukup baik sehingga tinta tak mudah berpendar.

OK, mungkin untuk kali ini sampai di sini dulu gan,, sampai jumpa di lain kesempatan..... :)
Wassalam......

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites